Cara Terbaik untuk Menguji Keton, Darah, Napas, atau Urine?
Pengujian keton bisa murah dan mudah. Namun, bisa juga mahal dan invasif. Ada tiga kategori dasar pengujian, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya. Akurasi, harga, dan faktor kualitatif sangat bervariasi di antara pilihan yang ada. Jika Anda bertanya-tanya metode mana yang tepat untuk Anda, panduan ini akan memberikan jawabannya.
1. Tes Keton Napas – Metode Paling Praktis
Tes napas untuk senyawa keton bertujuan untuk mendeteksi dan mengukur aseton, yang dapat tercium pada napas mereka yang berada dalam zona ketosis nutrisi. Namun, konsentrasi aseton dalam napas yang dihembuskan, yang digunakan tubuh sebagai bahan bakar, bukanlah ukuran yang sempurna untuk DKA atau diet Keto.
Secara umum, alat pengukur keton napas memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi, dan hasilnya dapat dibaca dari tampilan alat tersebut.
Selain itu, alat pengukur keton napas memiliki ukuran yang lebih kecil dan proses pengujiannya lebih nyaman dan cepat, sehingga dapat dibawa-bawa saat bepergian atau di restoran, menjadikannya alat uji yang paling praktis.
Namun sebagai metode untuk menguji keton melalui napas, hasilnya dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor eksternal seperti permen napas, permen karet, dll. Hasil pembacaan juga dapat berfluktuasi berdasarkan banyak variabel.
Biasanya Anda hanya perlu membayar untukperangkat tersebut dan Anda dapat mengujinya berkali-kali dengankeluarbiaya tambahan.Namun kenyataannya, alat pengukur keton napas berpotensi menjadi yang paling mahal.
2.Tes Keton Urine–Metode Termurah
Pengukuran kadar keton melalui urin adalah pilihan termurah yang tersedia. Anda hanya perlu membayar strip pengukur dengan harga yang sangat terjangkau.
Banyak penelitian ilmiah menunjukkan bahwa pengukuran asam asetoasetat bukanlah pengukuran yang ideal. Pengambilan sampel urin dapat tertunda karena dehidrasi. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk resolusi mungkin dilebih-lebihkan.
Lalu biarkan'Fokusnya adalah pada strip uji. Strip uji keton urin tidak dapat disimpan terlalu lama, dibandingkan dengan strip uji keton darah, masa simpannya lebih pendek. Pada saat yang sama, sensitivitas dan spesifisitasnya buruk.
Hasilnyadapat dibacadaribagan warnaBiasanya hanya menunjukkan tingkat keton tinggi, sedang, atau rendah dengan warna yang berbeda. Tidak dapat mengetahui parameter keton spesifik.
3. Tes Keton Darah–Metode Paling Akurat
Cara terbaik untuk menguji kadar keton Anda adalah dengan menggunakan alat pengukur keton darah untuk memeriksa kadar β-hidroksibutirat (BHB) Anda.
Pembacaan alat pengukur keton darah dianggap sebagai standar emas untuk mengukur tingkat ketosis Anda. Alat pengukur keton darah adalah metode paling akurat untuk mengukur kadar badan keton BHB.
Tes darah keton membaca kadar β-hidroksibutirat dalam darah Anda dan menampilkan konsentrasi keton darah Anda melalui layar, sehingga memberikan hasil yang akurat. Tes darah keton mudah dilakukan.byAnda dapat menggunakan alat pengukur darah kecil yang mirip dengan alat pengukur glukosa yang digunakan oleh penderita diabetes, yang disebut alat pengukur keton darah. Bahkan, sebagian besar alat pengukur glukosa menawarkan strip yang juga mengukur keton.
Pada saat yang sama,perangkatakan disertai dengan fungsi tambahan lainnya, yang dapat mengingatkan Anda untuk melakukan tes secara teratur, mencatat hasil tes historis Anda, dan lain sebagainya.
Hanya dibutuhkan alat pengukur keton sederhana.,kStrip etone biasanya memiliki masa penyimpanan lebih lama hingga 24 bulan..Harga terjangkau, strip adalah satu-satunya bahan habis pakai..
Saran
Ketiga metode pendeteksian keton ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tes keton napas lebih praktis dan tes keton urine lebih murah. Namun, untuk pendeteksian keton dalam tubuh, akurasi data lebih penting. Secara umum, lebih disarankan untuk menggunakan tes keton darah sebagai metode pendeteksian keton.
Waktu posting: 10 November 2022



